Hi, guest ! welcome to Indonesia Punya Cerita. | About Us | Contact | Register | Sign In

Friday, August 7, 2015

Pesona Air Terjun Dolo - Kediri

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo  bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter dan 1800 meter di atas permukaan laut (dpl). 

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter

Jarak Air terjun Dolo dengan Air Terjun Irenggolo berkisar 4 meter yang dibatasi oleh banyaknya pepohonan besar dan hutan yang lebat, yang juga masih terletak di kawasan Besuki. Debit air yang dikeluarkan Air Terjun Dolo memang tidak terlalu deras, namun air yang keluar bersuhu sangat dingin. Curahan  Air Terjun Dolo yang jatuh dari ujung terbagi atas tiga bagian, mulai dari bagian yang tertinggi berkisar kurang lebih 90 meter dan dibawahnya lagi sekitar 2 sampai 5 meter. 

Air terjun Dolo bertempat di kawasan pegunungan, sehingga selain suhu udara yang dingin, terkadang kawasan di sekitar Air Terjun dan fasilitas jalan menuju ke lokasi wisata alam Air Terjun Dolo tertutup oleh kabut yang pekat. Perjalanan Anda menuju Air Terjun akan dimanjakan dengan hamparan hijau pemandangan hutan pinus lengkap dengan aroma khasnya disepanjang aspal hotmix yang meliuk-liuk melingkar menuju puncak.

Akses Jalan Menuju Air Terjun Dolo

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter.

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter


Bila kita akan berkunjung ke Taman Wisata Alam Air Terjun Dolo sebaiknya perhatikan jalan yang benar karena lokasi wisata ini tidak dekat jika anda berasal dari luar daerah Kediri. Air terjun Dolo bejarak sekitar kurang lebihnya 25 kilometer dari pusat Kota Kediri, sekitar 2 jam dari daerah Pare, Kabupaten Kediri. Jika akan menuju tempat wisata alam Air Terjun Dolo, berangkat dari pusat Kota Kediri ke arah barat lalu melalui Pohsarang, Kecamatan Semen. 

Akses jalan menuju Air Terjun Dolo tidaklah mudah, Akses jalan menuju lokasi  Air Terjun Dolo berkelak-kelok karena terletak di daerah pegunungan. Namun pemerintah Kabupaten Kediri telah membangun sarana jalan yang lebih halus dan lebar dari sebelumnya, sehingga lebih memudahkan para pengunjung yang datang baik dari arah kota Kediri maupun dari arah Ponorogo. Sesudahnya berada di lokasi parkir, perjalanan menuju pusat Air Terjun Dolo diteruskan dengan berjalan kaki menaiki anak tangga. Untuk mencapain lokasi Air Terjun Dolo, wisatawan harus melewati dan menuruni ratusan hingga ribuan anak tangga yang panjangya sekitar 1 kilometer.

Fasilitas Lokasi Wisata Air Terjun Dolo

Air Terjun Dolo adalah suatu lokasi tempat wisata air terjun yang sangat populer dan terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Air Terjun Dolo bertempat di sisi bagian timur lembah Gunung Wilis (2.850 meter), Air Terjun ini memiliki ketinggian 125 meter.

Ada begitu banyak fasilitas yang bisa anda dapatkan di lokasi wisata Air Terjun Dolo. Lokasi wisata air Terjun Dolo mempunyai banyak fasilitas yang membuat nyaman para pengunjungnya, seperti warung makan, kantin dan mushala untuk orang muslim. Ditambah juga dengan adanya pemandangan yang  sekitar kawasan air terjun juga menyediakan fasilitas untuk tempat olahraga lari pagi (jogging track) dan mendaki (hiking area). 

Di Air Terjun Dolo terdapat juga taman bermain untuk anak-anak usia dini (play ground) dan lokasi perkemahan (camping ground) untuk wisatawan yang akan bermalam dengan mendirikan tenda di malam hari. Untu semua pengunjung yang ingin bermalam lebih nyaman, mereka juga bisa menginap di villa-villa yang terletak tidak jauh dari lokasi Air Terjun Dolo, lokasi penginapan ini  berjarak sekitar 4 kilometer. Tidak jauh hanya beberapa meter dari Air Terjun Dolo terdapat kebun berbagai macam sayur dan stroberi di sebuah pondokan yang dibuat dari bambu. Untuk pengunjung yang berkunjung dapat membeli sayuran dan stroberi yang masih segar atau dapat memetiknya sendiri.

Sumber : http://tamanwisataalam.blogspot.com/2014/06/air-terjun-dolo.html

Read More »
5:00 PM | 0 comments

Sejarah Candi Penataran - Blitar

Candi Penataran terletak di desa Penataran, kecamatan Nglegok, kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Koordinat GPS : 8° 00’59.06″ S 112° 12’34.90″ E. Lokasinya yang terletak di kaki gunung Kelud, menjadikan area Candi Penataran berhawa sejuk. Candi Penataran adalah kompleks percandian terbesar dan paling terawat di provinsi Jawa Timur, Indonesia.



Candi Penataran merupakan candi yang kaya dengan berbagai macam corak relief, arca, dan struktur bangunan yang bergaya Hindu. Adanya pahatan Kala (raksasa menyeringai), arca Ganesya (dewa ilmu pengetahuan dalam mitologi Hindu), arca Dwarapala (patung raksasa penjaga pintu gerbang), dan juga relief Ramayana adalah bukti tidak terbantahkan bahwa Candi Penataran adalah candi Hindu.


Prasasti Palah yang terdapat di area Candi Penataran mengabarkan bahwa candi ini mulai dibangun sekitar tahun 1194, pada masa pemerintahan raja Syrenggra yang memerintah kerajaan Kadiri, dan selesai pada masa kerajaan Majapahit. Dengan demikian candi ini melewati masa tiga kerajaan besar Nusantara yaitu Kadiri, Singasari, dan Majapahit. Candi Penataran memegang peranan cukup penting bagi kerajaan-kerajaan tersebut, yaitu sebagai tempat pengangkatan para raja dan tempat untuk upacara pemujaan terhadap Sang Pencipta.


Berbagai kajian oleh para sejarawan terhadap teks-teks kuno, kitab Negarakertagama yang ditulis Mpu Prapanca, misalnya, dijelaskan bahwa Candi Penataran sangat dihormati oleh para raja dan petinggi kerajaan besar di JawaTimur. Candi Penataran pernah menyimpan abu dari raja Rajasa (Ken Arok) pendiri kerajaan Singasari, dan juga abu dari raja Kertarajasa Jayawardhana (Raden Wijaya) pendiri kerajaan Majapahit. Bahkan konon, menurut legenda rakyat setempat, sumpah sakral Mahapatih Gajah Mada untuk menyatukan seluruh Nusantara dalam kekuasaan Majapahit, yang dikenal dengan nama “Sumpah Palapa”, diucapkan di Candi Penataran.


MISTERI YANG TERSIMPAN DI CANDI PENATARAN MENGUAK FAKTA BAHWA INDONESIA MERUPAKAN ASAL PERADABAN DUNIA

Candi Penataran yang terletak di Desa Penataran Kec. Nglegok ternyata menyimpan banyak misteri diantaranya bahwa Indonesia merupakan asal peradaban dunia. Hal ini terungkap dari gambar relief yang ada di setiap sudut candi. Misteri dibalik Candi Penataran terungkap dari investigasi relief oleh Yayasan Turangga Seta yang dimulai sejak tahun lalu.



Dalam pahatan relief terkuak sejarah jika nenek moyang kita pernah melakukan infasi hingga  Benua Amerika dengan mengalahkan bangsa Indian dan sempat berperang dengan prajurit Bangsa Maya. Mereka kemudian menguasai wilayah tersebut hingga diangkat sebagai penguasa. Tidak hanya itu pada salah satu relief juga digambarkan beberapa bangsa lain seperti Bangsa Han (China), Bangsa Campa, Bangsa Maya, Bangsa Yahudi dan Bangsa Mesir tunduk pada leluhur kita. Demikian seperti diungkapkan Ketua Yayasan Turangga Seta, Agung Bimo Sutejo. Ia menambahkan dalam pahatan lain terungkap jika pada waktu itu terdapat 3 species yang sudah mempunyai peradaban yakni ras manusia kera, ras raksasa dan manusia biasa. Mereka pun hidup saling berdampingan.

Gambaran pada relief ini sekaligus membantah teori Darwin yang menyatakan manusia berasal dari evolusi kera. Dalam tata cara kematian manusia jaman dulu mereka yang meninggal jasadnya akan diperabukan sehingga fosilnya tidak akan ditemukan. Sedangkan ras manusia kera dan raksasa dengan cara dikubur sehingga fosil yang banyak ditemukan arkreolog tersebut adalah fosil ras manusia kera yang berbeda dengan species kita saat ini dan dimungkinkan ras manusia kera telah punah.

Sementara dari penelitian yang dilakukan Yayasan Turangga Seta, juga terkuak misteri jika keberadaan Candi Penataran di Blitar yang merupakan Candi terbesar di Jawa Timur itu terkait dengan berdirinya kerajaan besar di Blitar kala itu yang justru wilayah kekuasaannya lebih besar dari Kerajaan Majapahit. Namun sayang misteri ini belum akan diungkapkan pada publik.

Sumber :
http://www.purnamaserulingpenataran.com/sejarah-candi-penataran/
https://ahmadsamantho.wordpress.com/2011/04/01/misteri-yang-tersimpan-di-candi-penataran-menguak-fakta-bahwa-indonesia-merupakan-asal-peradaban-dunia/

Read More »
9:00 AM | 0 comments

Thursday, August 6, 2015

Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) - Kediri

Lokasi Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) berada di Desa Tugurejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Jawa  Timur. Jaraknya sekitar 6 km arah timur dari Kota Kediri atau searah dengan jalan raya menuju kota Pare.

alamat slg kediri
Monumen Simpang Lima Gumul Nampak siang dan malam

Monumen Simpang Lima Gumul memiliki luas 804 m2 dan tinggi 25 m. Berada di tengah-tengah jalur jalan melingkar, yang merupakan persimpangan jalan menuju lima arah berbeda. Arah selatan menuju ke Wates/Gunung Kelud, Timur Ke Gurah, Utara ke Pagu, Timur laut ke Pare, dan arat Barat ke Kota Kediri.

alamat simpang lima gumul kediri
Lorong bawah tanah menuju Monumen SLG
Pintu Masuk dari Lokasi Parkir Kendaraan

relief sejarah kediri di monumen simpang lima gumul
Ukiran relief dan patung di beberapa titik

makanan yang dijual di simpang lima gumul kediri
Pasar Minggu Monumen Simpang Lima Gumul,
ramai pengunjung di akhir pekan

Monumen yang pembangunannya digagas oleh Bapak Sutrisno, bupati Kediri saat itu, menjadi ikon dan gerbang wisata menuju kabupaten Kediri. Selain itu juga menjadi sentra perekonomian untuk kemajuan wilayah Kediri. Seperti terlihat setiap akhir pekan, di sekitar area Monumen Simpang Lima Gumul, terdapat pasar minggu yang selalu rame dengan pengunjung.

Arc de triomphe nya Indonesia

Anda pernah ke Kota Paris? Di kota Paris terdapat monumen yang sangat terkenal, yaitu Arc de triomphe atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai Gapura Kemenangan. Monumen Arc de triomphe terletak di bukit Chaillot dan berdiri di tengah area Place de I'Etoile, di ujung barat wilayah Champs-Elysees. Posisinya berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya berbentuk bintang lima. Dibangun atas  perintah Napoleon Bonaparte dengan tujuan untuk menghormati jasa tentara kebesarannya.

arc de triomphe dan slg
Arc de Triomphe Paris dan Simpang Lima Gumul Kediri
Posisinya jika dilihat dari citra satelit

Nah untuk dapat menyaksikan keindahan dan kemegahan monumen Arc de triomphe dari dekat, sepertinya anda tidak perlu jauh-jauh ke Paris. Coba anda perhatikan bentuk dan posisi Monumen simpang lima gumul Kediri, sangat mirip. Saat anda berada disana, akan berasa sedang di Arc de triomphe Paris. Tak perlu ongkos mahal dan perjalan jauh, sudah bisa menikmati kemegahan dan keindahan  Arc de Triomphe dari dekat, ala Kediri. 

kesamaan simpang lima gumul dan arc de triomphe paris
Arc de Triomphe Paris dan Simpang Lima Gumul Kediri

Seperti gambar diatas, dari bentuk dan posisinya bisa dibilang memiliki citarasa seni serupa. Istilah kata “Tak lihat Arc de Triomphe, Simpang Lima Gumul pun jadi”, miripkan? Buruan yang ingin berwisata ke Paris lewat Kediri.

Sumber:
Lokasi Monumen Simpang Lima Gumul Kediri
http://wongcrewchild.blogspot.com/2015/01/monumen-simpang-lima-gumul-slg-kediri.html

Read More »
5:00 PM | 0 comments