Showing posts with label jogja. Show all posts
Showing posts with label jogja. Show all posts
SEJARAH DAGADU DJOKDJA

SEJARAH DAGADU DJOKDJA


Sejarah Dagadu

PT. Aseli Dagadu berdiri tanggal 9 Januari 1994 di mana pertama kali berjualan di Mall Malioboro Yogyakarta setelah sebelumnya diawali dari beberapa kegiatan komunitas. Didirikan atau dimotori oleh mahasiswa dan alumni mahasiswa teknik arsitektur UGM yang mempunyai minat yang sama tentang kepariwisataan dan perkotaan. Dua puluh lima orang yang sering berkumpul dalam suatu kegiatan waktu itu bersama-sama mendirikan PT. Aseli Dagadu.

Minat terhadap bidang kepariwisataan dan perkotaan, kesukaan desain grafis khususnya kaos, diskusi tentang teori dan realitas yang kerap dilakukan merupakan faktor internal pendorong didirikannya PT. Aseli Dagadu. Dari sisi eksternal, adanya penawaran untuk berjualan di mall malioboro menjadi sebuah kesempatan menjual kaos. Kaos menjadi pilihan karena produk inilah yang paling familiar dengan mereka saat itu.

Visi dan Misi

Seiring dengan permintaan yang semakin meningkat, kesadaran pentingnya mengelola usaha secara serius dan intens, serta mulai adanya orang yang menggantungnya hidupnya di Dagadu maka pada tahun 1996 Dagadu menjadi sebuah Perseroan Terbatas. Berbarengan dengan itu, dibangunlah visi dan misi perusahaan. Visi Dagadu adalah menjadi perusahaan terkemuka di Indonesia dengan produk kasual yang mengutamakan kreativitas di segala bentuk produk dan kegiatannya. Sedangkan misinya adalah memberikan manfaat tidak hanya kepada shareholder, stakeholder, tetapi juga kepada masyarakat yang lebih luas.

Strategi

Di tengah permintaan pasar yang semakin meningkat PT. Aseli Dagadu menerapkan strategi pemasarannya yang dinilai banyak kalangan tidak lazim. Di tengah keinginan pengusaha lain untuk membangun frenchise dan mendirikan banyak outlet di banyak tempat, PT. Dagadu memilih strategi membuat sister brand. Dengan tetap menancapkan positioning-nya brand Dagadu sebagai produk eksklusif yang diproduksi dan dijual di Jogja, di beberapa tempat Dagadu juga menciptakan brand lain yaitu Omnus dan Hiruk Pikuk. Produk-produk ini dijual di gerai-gerai yang berlokasi di Jakarta, Surabaya, dan Jawa Tengah.

Nilai dan Budaya Kerja

Kreativitas, inisiatif, kekeluargaan dan kejujuran merupakan nilai-nilai yang dikembangakan di tempat kerja. Kreativitas merupakan core competitive advantage dan harus didukung dengan sikap yang penuh inisiatif dalam bekerja. Sementara kekeluargaan di sini berarti hubungan yang egaliter antara sesama karyawan dan pimpinan perusahaan dengan tetap memperhatikan fungsinya masing-masing. Di samping itu juga nilai kejujuran merupakan hal yang sangat penting. Sangat sedikit sedikit atau tidak ada toleransi untuk penyimpangan terhadap nilai kejujuran ini. Dengan demikian, iklim kepercayaan terhadap karyawan benar-benar ditumbuhkan.

Pemasaran Produk

Dalam memasarkan produknya, Dagadu membuat 3 jenis gerai: gerai statis, unit layanan cepat, dan gerai maya. Tiga gerai statis berlokasi di Malioboro Mall, di Jalan Pakuningratan, dan di Ambarukmo Plaza. Di Malioboro gerainya bernama UGD (Unit Gawat Dagadu), di Jalan Pakuningratan dinamakan Posyandu (Pos Pelayanan Dagadu), dan di Plaza Ambarukmo dinamakan DPRD yang merupakan singkatan dari Djawatan Pelayanan Resmi Dagadu. Gerai mobil unit layanan cepat (ULC) untuk melayani permintaan khusus. Sementara gerai maya disebut dengan PESAWAT yang merupakan singkatan dari pesanan lewat kawat.

Untuk brand lainnya seperti Hiruk Pikuk dan Omnus, gerai brand Hiruk Pikuk : Di waterboom, Di surabaya, bali, Dufan, di Jawa Tengah

Gerai Brand omnus : di jalan kaliurang - di UGD
Produk utama kaos, dan merchandize, ada yang reguler dan ada yang berganti.

Karyawan dan Rekrutmen

Karyawan PT. Aseli Dagadu terdiri dari karyawan office dan karyawan yang disebut dengan Gardu Depan (Gardep). Karyawan office yang menjadi SDM di PT. Aseli Dagadu ini dibagi ke dalam 3 bagian yaitu bagian Marketing, HRD dan GA, serta bagian Operasional. Karyawan di bagian office direkrut ketika ada posisi vacant. Kualifikasi karyawan disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang ada di Dagadu. Namun disamping mempunyai ketrampilan di bidangnya, Dagadu membutuhkan karyawan yang luwes, ekstrovert, dan mempunyai komunikasi yang baik.

Salah satu bagian yang tidak terlepas dari kesuksesan menjual produknya adalah karyawan Garda Depan (Gardep). Karyawan ini yang bertanggung jawab menjual dan memasarkan produk-produk Dagadu di gerai-gerainya. Rekrutmen untuk karyawan Gardep dilaksanakan 4 bulan sekali dengan status kontrak. Sebanyak 19 – 25 direkrut pada tiap-tiap pelaksanaannya. Syarat menjadi Gardep adalah mahasiswa aktif, minimal sudah menginjak semester ke-3, IP minimal 2,75, dan harus kuliah di Jogya. Untuk menjadi Gardep, pelamar diseleksi secara ketat melalui banyak proses tes seperti tes psikologi dan wawancara. Untuk posisi ini ada privilege bahwa yang lebih diutamakan adalah mereka yang pernah menjadi Gardep, walaupun tidak menutup kemungkinan karyawan diambil dari luar.
MONUMEN BANK INDONESIA - YOGYAKARTA

MONUMEN BANK INDONESIA - YOGYAKARTA


Bangunan bangunan era Kolonialisme sangat banyak di Yogyakarta, tersebar dibeberapa wilayah. Beberapa diantaranya ada di sekitaran Kotabaru, dan juga kawasan titik nol kilometer. Di sekeliling Titik Nol kilometer senidiri yang masih sering kita lihat ada Gereja Margomulyo dutara Gedung Agung kemudian benteng Vredeburg dan disisi selatan ada Kantor Pos serta Bank Indonesia Yogyakarta.

Bank Indonesia Yogyakarta awal mulanya adalah sebuah kantor cabang De Javasche Bank Djogdjakarta. Keberadaan Kantor Cabang De Javasche Bank Yogyakarta ini merupakan usulan dari Firma Dorrepaal and Co Semarang. Dengan beberapa pertimbangan diantaranya dengan melihat Volume perdagangan di Yogyakarta yang semakin meningkat dan perputaran uang yang ada di Yogyakarta mencapai 2 hingga 3,5 juta gulden yang dilihat melalui Kantor Cabang De javasche Bank  Soerakarta serta nilai produksi gula yang mencapai kurang lebih 2.580 ton per tahun maka preseiden De Javasche Bank ke -7 yakni MR. N P Van den Berg beserta jajaran direksi menyetujui usulan tersebut. Dan pada tahun 1879 dibnagunlah sebuah bangunan sebagai Kantor Cabang De Javasche Bank di Yogyakarta dengan menempati area seluas 300 meter dan tanah yang dipergunakan  tanah berstatus eigendom atau bukan merupakan tanah milik Sultan Yogyakarta lagi melainkan milik De Javasche Bank sendiri.

Rancangan  Bangunan Kantor Cabang De Javasche Bank ini dibuat oleh arsitek Hulswitt dan Cuypers dengan mengedepankan gaya eropa dengan kemegahan arsitekturalnya. Bangunan ini dibuat dalam 3 lantai yang masing masing lantai mempunyai fungsi yang berbeda beda. Untuk lantai bawah sebagai tempat penyimpanan  hal ini terlihat dengan adanya khazanah yang berfungsi sebagai penyimpanan uang. Untuk lantai satu dipergunakan sebagai ruangan utama serta kasir sedangkan lantai dua merupakan tempat tinggal bagi direksi dan keluarganya.

Bangunan ini fungsinya mengalami pasang surut seiring perkembangan yang ada. Bahkan pada masa penjajahan Jepang yakni pada tahun 1942 kegiatan operasional bank tersebut terhenti. Sehingga Nanpo Kaihatsu Ginko di fungsikan sebagai bank sirkulasi di Jawa. Setelah mengalami proses tersebut baik selama penjajahan jepang hingga agresi militer Belanda  di Yogyakarta akhirnya Kantor Cabang De Javasche Bank beroperasi  kembali pada 22 maret 1950 dan di nasionalisasikan  pada tahun 1953. Saat ini keberadaan gedung bekas de Javasce Bank tersebut dapat dinikmati publik yang penggunaannya diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tanggal 17 Februari 2012 yang lalu. Untuk basement dipergunakan sebagai museum dan auditorium, lantai satu  untuk kegiatan pameran, konser pertunjukan kesenian dengan kapasitas 200 orang berdiri dan lantai 2 dipergunakan sebagai cyber library, pusat informasi dan juga cafe.

Sumber : http://yogyakarta.panduanwisata.com
KEINDAHAN ISTANA RATU BOKO - YOGYAKARTA

KEINDAHAN ISTANA RATU BOKO - YOGYAKARTA


Tidak ada yang mengelak keelokan sisa Istana Ratu Boko. Barangkali inilah candi kedua paling populer di Yogyakarta setelah Candi Prambanan. Kendati hingga kini sejarah tentang Istana Ratu Boko masih simpang siur, namun tidak menyurutkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Baik yang ingin melihat dari dekat peradaban Dinasti Syailendra abad IX ataupun mereka yang ingin melakukan photo hunting.

Konon, Istana Ratu Boko adalah benteng pertahanan terhadap Rakai Pikatan. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa istana ini dibangun oleh Rakai Panangkaran saat lengser dari kepemimpinanya untuk menemukan kedamaian spritual dan lebih berkonsentrasi pada hal-hal keagamaan. Itu sebabnya, pada awalnya Istana Ratu Boko ini identik dengan nama Abhayagiri Wihara. Abhayagiri Wihara  adalah nama bukit dimana Istana Ratu Boko berdiri yang mempunyai arti “biara Budha yang damai”. Ya, Istana Ratu Boko memang berada di sebuah bukit berketinggian 196 meter diatas permukaan laut. Dari tempat inilah kita bisa melihat hamparan tanah lapang yang ditumbuhi rerumputan. Sinar matahari menerjang dengan bebasnya menerangi siapapun yang datang mengunjungi Istana Ratu Boko. Di kawasan seluas 160.898 meter persegi inilah jejak-jejak sejarah terajut kembali.

Selain jejak sejarah, jejak keagamaan juga terpatri kuat. Peninggalan Budhisme terlihat dari beberapa stupa, arca Dhyani Buddha dan stupika. Sedangkan corak Hindu terlihat dari arca Durga, ganesa, miniatur candi, yoni dan prasasti lempengan emas. Hal itu tak mengherankan karena nama situs ini mengalami  perubahan menjadi Walaing Kraton tatkala Raja Rakai Walaing Pu Kumbhayoni memerintah pada tahun 856 – 863 sesudah Masehi. Ia adalah raja yang beragama Hindu.

Keindahan Istana Ratu Boko memang tak dipungkiri lagi. Berada 3 km ke arah selatan Candi Prambanan, Anda tidak perlu heran jika menemui banyak muda-mudi memanfaatkan sisa kemegahan istana ini sebagai tempat berfoto. Dengan tiket masuk seharga Rp. 25 ribu, Istana Ratu Boko bisa diakses melalui dua pintu, yakni depan dan belakang. Jika dari depan (tingkungan pertama menuju Ratu Boko), Anda harus menaiki ratusan anak tangga untuk sampai ke pintu masuk utama. Tiket yang Anda bayar akan ditukar oleh penjaganya dengan sebotol air mineral. Sedangkan jika masuk dari arah belakang, Anda bisa langsung sampai di depan pintu masuk utama. Dari jalur ini pulalah para pengunjung yang membeli tiket terusan Prambanan-Boko akan lewat menggunakan mobil yang sudah disediakan oleh pengelola.

Mendekati areal Istana Ratu Boko yang terlihat adalah gapura megah yang mempunyai 3 pintu. Dari sisi ini, hamparan luas alam menunjukkan benar bahwa istana ini berada di ketinggian. Gapura kedua yang jaraknya tak jauh dari gapura pertama mempunyai desain yang agak berbeda. Bangunan ini mempunyai lima pintu. Pintu yang berada tepat di tengah berbentuk persegi, sedangkan dua pintu lainnya berbentuk segitiga di bagian atasnya. Tiga pintu yang berada di tengah tersebut dilengkapi dengan tangga berundak. Inilah spot paling terkenal yang banyak dijadikan latar belakang foto para fotografer yang sedang melakukan photo session di Istana Ratu Boko. Selain dua gapura utama ini, masih ada beberapa sudut yang menunjukkan sisa kemegahan istana Ratu Boko.

Jika tidak sedang musim penghujan, pesona Istana Ratu Boko yang banyak diburu oleh para pecinta senja adalah suasana sunsetnya yang memesona. Siluet dua gapura tersebut dengan indahnya berpadu dengan guratan matahari yang meluncur ke peraduan.

Oya, jika ingin lebih mudah, Anda bisa membeli tiket terusan Candi Prambanan dan Istana Ratu Boko di loket Prambanan dengan harga Rp. 45 ribu. Dengan begitu Anda tidak akan kehilangan momen mengesankan dua candi ini.

Sumber : http://yogyakarta.panduanwisata.com
EKSOTISME TAMAN SARI - YOGYAKARTA

EKSOTISME TAMAN SARI - YOGYAKARTA


Taman Sari yang terletak di Jl. Taman Yogyakarta Kota/Kraton ini mempunyai keindahan arsitektur yang masih bisa kita lihat hingga sekarang. Kendati sudah tidak selengkap saat dibangun pertama kali pada tahun 1757, namun sisa-sisa kejayaan tempo dulu masih jelas tergambar hingga kini. Taman Sari sering disebut sebagai istana air karena didalamnya terdapat kolam pemandian. Sejatinya, Taman Sari lebih dari sekedar pemandian. Ia menjadi tempat perlindungan sekaligus pertahanan dari serangan musuh.

Didirikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I, ada banyak bagian dari Taman Sari yang menarik untuk dilihat. Atraksi utama untuk para pengunjung adalah kolam pemandian yang dihiasi beberapa pot-pot bunga. Karena berfungsi sebagai pemandian, kolam tidak terlalu dalam. Di salah satu sudutnya terdapat menara yang memungkinkan kita untuk melihat pemandangan yang utuh seluruh kawasan pemandian. Konon melalui tempat inilah Sultan melihat para selir yang sedang berendam dan memilih salah satu diantara mereka untuk menemani dengan melempar sekuntum bunga. Di bagian ini pula keindahan arsitektur Taman Sari tampak. Kolam memancarkan pendar-pendar gelombang air. Belum lagi pancuran yang terus menyuarakan gemericik air. Ada tiga bagian kolam pemandian di Taman Sari yakni umbul muncar, blumbang kuras dan umbul binangun.

Selain menyiratkan sebagai tempat peristirahatan, Taman Sari juga menegaskan aura religius mistis. Disinilah Sultan kerap bersemedi dan bertemu dengan Nyi Roro Kidul. Nyi Roro Kidul dikenal sebagai penguasa pantai selatan yang menjadi teman diskusi Sultan saat membincangkan berbagai masalah kenegaraan dan pemerintahan.

Nah, salah satu sudut yang paling menarik dari Taman Sari adalah masjid bawah tanah. Masjid ini berbentuk seperti lorong yang memutar. Terdiri dari 2 lantai yang digunakan untuk memisahkan antara jemaah pria dan wanita. Jika Anda berada di sini, niscaya yang terasa adalah hawa dingin dan sejuk sepanas apapun cuaca di luar sana. Lorong-lorong ini dilengkapi dengan lampu-lampu kecil yang membangun suasana temaram. Di salah satu bagian masjid terdapat mihrab yang digunakan Imam untuk memimpin shalat berjamaah. Indahnya arsitektur dan lorong masjid bawah tanah ini membuatnya sering digunakan sebagai tempat pemotretan khususnya untuk lokasi foto pre-wedding.

Menyusuri Taman Sari yang berada di kawasan keraton ini tidak hanya mengasyikkan tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang berharga. Taman Sari terletak di tengah perkampungan warga yang kini disebut dengan Kampung Cyber. Penamaan ini bukan tanpa alasan. Kampung Cyber menunjukkan bahwa setiap rumah di perkampungan ini terhubung dengan akses internet. Menarik bukan?

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Taman Sari, cukup naik becak dari keraton. Sesampainya disana Anda bisa meminta memandu wisata untuk menemani berjalan-jalan. Mereka tidak pernah menetapkan tarif, para pelancong bisa memberikan sejumlah tip dengan sukarela.  Anda hanya perlu membayar tiket masuk Rp. 3.000 untuk wisatawan domestik dan Rp. 7.000 untuk turis mancanegara. Taman Sari buka setiap hari pukul 09.00-15.30 WIB. Jika datang terlalu sore, Anda bisa mengakses Taman Sari melalui pintu belakang dan melihat kolam pemandian dari rumah warga.

Sumber : http://yogyakarta.panduanwisata.com
TEMPAT WISATA TERBAIK DI YOGYAKARTA

TEMPAT WISATA TERBAIK DI YOGYAKARTA



Jogja, kota pelajar, kota penuh keistimewaan dengan berbagai tempat wisata didalamya, mulai dari wisata sejarah, wisata alam, wisata kuliner , wisata edukasi sampai dengan tempat hiburan yang menarik ada disini.  Berikut adalah 10 tempat wisata yang ada di Jogja yang harus anda kunjungi, yang mempunyai keistimewaan dan begitu dikenal  oleh wisatawan dalam negeri maupun wisata mancanegara, tempat wisata itu adalah:

1.Candi Borobudur



Candi borobudur, mahakarya terbaik yang pernah menjadi 7 keajaiban dunia, bangunan candi Budha yang begitu megah, tempat favorit dan tujuan utama wisatawan dalam negeri dan wisatawan mancanegara, foto dan keahlian fotografi anda akan tertantang di candi yang dibangun pada abad 8 dan 9 pada masa pemerintahan wangsa syailendra yang miliki bangunan yang begitu istimewa dan begitu dikenal oleh wisatawan asing dan bangsa- bangsa didunia dengan bangunan enam teras berbentuk bujur sangkar diatasnya terdapat 3 pelataran melingkar, Dinding dihiasi dengan relief sebanyak 2672 panel dan sebanyak 502 Arca Budha. Stupa utama terletak di tengah tengah dan merupakan yang terbesar, dikelilingi 72 stupa berlubang yang didalamnya ada arca Budha yang tengah duduk bersila. Candi Borobudur menjadi salah satu tempat yang harus anda kunjungi saat berkunjung ke Yogyakarta.

2. Malioboro



Berkumpulnya seniman- seniman berbagai universitas, tempat berkumpulnya aksesori dan berbagai pernak pernik, tempat berkumpulnya wisatawan, dan tempat berkumpulnya penjual dan pembeli, itulah gambaran tempat yang begitu istimewa Malioboro, tak pernah sepi dari wisatawan dari pagi sampai malam datang. Malioboro merupakan tempat favorit wisatawan mancanegara dari berbagai Negara maupun wisatawan lokal, di tempat wisata ini para wisatawan bisa menemukan berbagai hal unik sampai hal yang menakjubkan, mulai dari beribu jenis barang yang ditawarkan, dari yang kecil sampai yang besar,dari ribuan sampai ratusan ribu rupiah, para wisatawan juga bisa menemukan berbagai kesenian daerah yang dimainkan oleh para mahasiswa kesenian di Jogja, mulai dari peragaan alat musik tradisional angklung sampai dengan kesenian budaya lainnya. Malioboro tempat yang harus anda kunjungi saat berada di Yogyakarta, tak lengkap liburan anda kejogja tanpa datang ketempat wisata kebanggaan kota Yogyakarta.

3. Gembira Loka Zoo



Kebun binatang terbesar dipulau jawa, dengan berbagai jenis flora dan fauna yang bisa anda pelajari tentang kehidupan dan habitatnya, mulai dari kelompok Mamalia seperti Beruang Madu, Gajah Asia, Harimau Sumatera, Kuda nil, Orang Utan, Rusa Tutul, Sapi Bali , Tapir, Unta , Wallaby dan Zebra. Kelompok Burung seperti Elang Bondol, Julang Emas, Kaka Tua, Merak Hijau dan  Nuri Bayan. Kelompok Reptil Seperti Biawak Naga,Biawak Pohon , Chameleon, Kaiman Kerdil, Kepala Ceri, Kura- Kura Leopard,Kura- Kura Radiata, Kura- kura Sulkata, Kura- Kura Terapin, Monitor Pohon, So Layar Ambon, Viper Gabon dan Viper Vagleri. Kelompok Amfibi seperti Katak Badut Afrika, Katak Bibir Putih, Katak Pacman, Katak Pesek, Katak Tanduk dan Katak Tomat. Dan Kelopok ikan Seperti Arapima Rakasasa, Ikan Discus, Ikan Niasa, Ikan Red Devil, Patin Albino, dan Piranha, Bisa Anda nikmati semuanya di Gembira Loka. Selain kelengkapan fauna yang bisa anda lihat, digembiro loka anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas, seperti becak air, perahu danau buatan, foto bersama ular,gajah dan unta tunggang, terapi ikan, perahu senggol, perahu boat, perahu banana, kereta mini, yang tentunya bisa anda nikamti di dembira loka zoo.

4. Raminten



Unik , sederhana tapi mewah, tradisional dan luar biasa, itulah rumah raminten, rumah dari berbagai masakan, minuman dan makan unik, dan tak cuma unik rasanya pun begitu istimewa. Rumah raminten merupakan tempat makan dan café yang unik, nama- nama makanan ataupun minuman yang belum pernah anda dengar sebelumnya ditempat makan manapun dari makanan tradisional sampai makanan modern dan mewah bisa anda cicipi disini, mulai dari es susu perawan, es purworukmi, es gajah ndekem, cunduk raminte ayam koteka, jangkrik keju, satelit dan masih banyak makanan yang aneh- aneh lainnya yang tentunya rasa dan lezatnya tak perlu diragukan lagi, sambil ditemani alunan musik jawa, makan andapun akan terasa lebih nyaman.  Rumah raminten bisa anda temukan diberbagai tempat di Yogyakarta, di lantai tiga mirota batik malioboro, di kota baru ,di jalan FM Noto no.7,Yogyakarta, dan dijalan kaliurang Yogyakarta.

5. Candi Prambanan



Situs Candi Hindu yang terbesar di Indonesia dan Sudah ditetapkan UNESCO sebagai cagar budaya dunia sejak tahun 1991. Bagunan candi yang sangat luar biasa, Struktur candi ini menggambarkan secara jelas kepercayaan dalam agama Hindu, yakni TRIMURTI maka Candi ini memiliki 3 Candi utama yang melambangkan hal tersebut.  Ketiga candi terbut adalah Candi Wisnu, Candi Brahma, dan Candi Siwa yang semuanya menghadap ke Timur.Masing- masing candi utama memiliki satu candi pendamping yakni Garuda untuk Candi Wisnu, Angsa untuk Candi Brahma dan Nandini untuk candi Siwa. Setiap candi utama juga memiliki 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sedangkan pada halaman terdapat 224 candi.Candi Siwa merupakan candi yang tertinggi dan terdapat 4 ruangan, ruangan utama berisi Arca Siwa, kemudian Arca Durga (istri Siwa juga disebut sebut sebagai arca Putri Roro Jonggrang), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Sedangkan disebelah selatan Candi Siwa ada Candi Brahma yang terdiri dari satu ruangan saja berisi Arca Brahma demikian juga disebelah utaranya adalah Candi Wisnu disini juga terdirti satu ruangan saja yang berisi Arca Wisnu. Candi Prambanan merupakan tempat selalu dituju wisatawan saat berkunjung di Yogyakarta.

6. Pantai Parangtritis



pantai yang begitu elok dengan segala keindahannya, ombak yang besar dan angin yang kencang selalu menerpa tubuh kita. Namun bagi anda yang ingin berenang dipantai ini tidak boleh begitu jauh dan tidak boleh melewati batas aman. Pantai yang penuh mitos didalamny dimana pantai parangtritis merupakan kerajaan dari Ratu Pantai Selatan “ Nyi Roro Kidul” sosok gaib yang merupakan penguasa laut selatan, walaupun begitu pantai ini menjadi tempat favorit bagi para wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal, untuk menikmati sunset dan bercanda tawa dengan teman dan pasangan, tentunya ini menjadi hal yang romantis dan harmonis bagi anda. Ataupun bisa anda jadikan tempat berkumpul bersama keluarga, angin yang kencang bisa gunakan  untuk menerbangkan layang- layang, tentunya anak- anak akan semakin senang. Pantai  Parangtritis, paling terkenal di Joga yang ini menjadi kebanggan dan unggulan kota Yogyakarta dalam hal pariwisata.

7. Keraton Yogyakarta



Dengan menempati area seluas 1,3 km persegi keraton dibangun dengan konsep kosmologi jawa yakni alam terbagi menjadi 3 bagian yakni atas sebagai tempat para dewa kemudian bagian tengah sebagai tempat manusia dan bawah sebagai tempat kekuatan jahat, sedangkan bagian atas dan bawah dibagi lagi masing masing menjadi 3 bagian yang seluruhnya jadi 7 bagian. Bagian tersebut adalah :

  1. Lingkungan Alun alun utarasampai siti Hinggil utara
  2. Keben atau kemandungan utara
  3. Sri Manganti
  4. Pusat Kraton
  5. Kemagangan
  6. Kemandungan Kidul
  7. Alun alun selatan sampai siti hinggil selatan

Sedangkan secara tata ruang keraton di susun dengan pola kosentrik yakni :

  1. Lapisan luar, disini terdapat Alun alun utara dan selatan dengan masing masing antributnya. Alun alun utara dengan Masjid Agung, Pekapalan, Pagelaran dan pasar yang membentuk catur gatara tunggal. Alun – alun Selatan dengan Kandang Gajah kepatihan sebagai prasaranan birokrasi dan Benteng sebagai prasarana militer.
  2. Lapisan kedua, Siti Hinggil merupakan halaman dengan pelataran yang ditinggikan. Ini juga terdapat di sisi utara dan selatan. Siti Hinggil utara ada bangsal witana dan bangsal manguntur tangkil tempat untuk mengadakan upacara kenegaraan, sedangkan siti hinggil selatan digunakan untuk melihat latihan keprajuritan. Bagian terakhir pada lapisan kedua ini adalah supit urang/pamengkang yaitu jalan yang melingkari Siti Hinggil.
  3. Lapisan ketiga berupa Pelataran Kemandhungan utara dan selatan. Ini merupakan ruang transisi menuju pusat. Pada pelataran kemandungan utara terdapat bangsal pancaniti sebagai tempat sultan melakukan pengadilan khusus perkara yang ditangani raja. Selain itu sebagai ruang tunggu abdi dalem untuk menghadap raja.
  4. Lapisan ke empat terdiri dari Pelataran Sri Manganti dengan bangsal Sri manganti sebagai ruang tunggu menghadap raja, dibagian ini juga terdapat bangsal trajumas di utara pelataran kemagangan dan bangsal kemagangan disisi selatannya.
  5. Lapisan akhir adalah merupakan pusatnya yakni terdapat pelataran kedhaton yang terdiri dari Tratag, Pendhopo, pringgitan dalem.

Sebagai penghubung antar pelataran dibatasi dengan benteng dan gerbang sehingga terdapat 9 gerbang pada 9 pelataran dan nama gerbang tersebut adalah Gerbang Pangurakan, Gerbang Brajanala, Gerbang Srimanganti, Gerbang Danapratapa, Gerbang Kemagangan, Gerbang Gadung Mlathi, Gerbang Kamandhungan, Gerbang Gadhing, dan Gerbang Tarub Agung.

8. Kaliurang



Kaliurang, Tempat berkumpul keluarga dengan ketinggian 900 meter diatas permukaan laut, tentunya kenyamanan dan keindahan alam dengan kesejukan khas pegunungan bisa anda dapatkan disini, tempat yang sudah tidak asing lagi bagi wisatawan dalam dan luar negeri. Tempat ini dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, untuk anak-anak ada taman rekreasi dimana anak anak bisa bermain-main. Ada kolam renang mini, ayunan, papan luncur, dan berbagai macam permainan yang pasti putra putri anda akan menyukainya. 

Jika anda yang suka petualangan anda bisa mendaki bukit plawangan dan mencapai sampai mencapai tempat yang dinamai puncak pronowijo, dari puncak ini anda bisa melihat indahnya kota jogja dari atas dan tentunya pemandangan yang fenomenal kita bisa melihat istimewanya gunung merapi dengan jelas. Tak cukup sampai disitu anda juga bisa menemukan air terjun tlogo muncar, tak begitu besar debit airnya namun begitu ini untuk menyegarkan pikiran, tentunya anda yang ingin berbasah- basah bisa menikmati kolam alami yang dinamai telogo putri, fasilitas dan kegiatan bersama keluarga yang menyenangkan bisa anda dapatkan semuanya disini.

9. Pasar Beringharjo



Ingin menemukan berbagai macam batik dengan harga yang murah tentunya dengan kualitas batik yang baik, tentunya ini tempat yang harus anda tuju, pasar  beringharjo, surganya batik di Yogyakarta. Banyak wisata mancanegara maupun wisatawan dalam negeri datang kepasar ini untuk membeli seni dan budaya bangsa Indonesia yang luar biasa itu. Anda bisa menemukan  berbagai macam batik dipasar beringharjo ini mulai dari batik Yogyakarta, batik Solo dan batik Pekalongan dari yang sudah berbentuk baju, sarung, pakaian anak- anak, pakaian wanita ataupun yang masih berupa kain, semua itu bisa anda temukan dipasar tradisional ini.

10. Kampung Wijilan



Surga masakan khas dan masakan yang menjadi icon kota Yogyakarta” Gudeg Jogja” , bagi anda pecinta wisata kuliner inilah tempat yang harus anda kunjungi, kenikmatan khas gudeg jogja bisa anda temukan di rumah makan di kampung wijilan yang merupakan kampong sentra gudeg jogja ini. Tak lengkap liburan anda ke Yogyakarta jika tidak menikmati makanan khas yang sudah terkenal oleh wisatawan Mancanegara dan domestik ini. Gudeg Jogja berbahan dasar Gori atau nangka muda , yang dikukus sekitar 24 jam dalam suhu yang sangat panas untuk menguapkan kuahnya. Gudeg Jogja berbeda dengan Gudeg yang lain karena tidak berkuah, gudeg kering berwarna coklat tua kemerah- merahan dengan rasa yang manis dan gurih. Gudeg Jogja ini bisa anda nikmati dengan berbagai lauk, mulai dari daging ayam dan telur yang direbus  dan dipindang hingga berwarna coklat,dipadu dengan rasa pedas yang didapat dari perpaduan tempe dan sambel krecek menjadikan gudeg ini mempunyai cita rasa pedas manis yang bisa membuat lidah anda bergoyang. 

Anda bisa menikmati gudeg ini dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp.5.000 sampai puluhan ribu rupiah tergantung dari jenis lauk yang anda pilih. Bagi anda berminat untuk melihat proses pembuatan gudeg Jogja, dari beberapa warung yang ada di Kampung Wijilan memperbolehkan anda untuk melihat langsung proses pembuatan gudeg Jogja ini, jika anda penasaran dengan proses pembuatanya.

source