Hi, guest ! welcome to Indonesia Punya Cerita. | About Us | Contact | Register | Sign In

Friday, February 1, 2013

4 MAKANAN BERKUAH KHAS MAKASSAR


Sop Saudara | Foto Ayu OmbongJika berkunjung ke Makassar, bersiaplah memanjakan lidah dengan sejumlah kenikmatan kuliner. Hidangan laut tentu saja menjadi pilihan pertama. Tapi bukan Makassar bila tanpa makanan khas kota ini: hidangan olahan daging berkuah, sarat rempah khas Makassar.

Sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia timur, menu makanan Makassar merupakan hasil perpaduan budaya sejumlah daerah. Budaya Cina dan Arab sangat kental mempengaruhi rasa dan menu makanan khas wilayah ini. Berikut ini beberapa menu khas Kota Daeng.

Coto Makassar

Coto Makassar | Foto Ayu OmbongCoto Makassar menyerap hampir semua bumbu dapur. Daging dan jeroan direbus dengan beragam rempah, air beras, kaldu dari jeroan sapi dan kacang goreng halus untuk menambah rasa gurih.

Air beras bukan bumbu wajib. Sejumlah warung coto Makassar ada yang tak memakai air beras, tapi susu, atau tidak sama sekali. Isi Coto bisa sesuai dengan selera, mau jeroan, atau daging. Jangan lupa, bumbui tauco. Jangan berharap Anda akan ditemani nasi saat menyantap coto. Ya, karena coto hanya disantap dengan ketupat atau burasa (sejenis ketupat rasa gurih).

Santapan ini bisa dijumpai di sekujur Kota Makassar. Tapi hati-hati, banyak warung coto tutup saat stok coto habis. Jangan kaget, coto bisa habis pukul 12.00 WIB. Ini karena coto umumnya jadi santapan pagi dan siang. Tapi jika Anda pengin menyantapnya malam, cari yang buka 24 jam.

Pallubasa

Pallu Basa | Foto Ayu OmbongMirip coto Makassar, tapi ada yang berbeda saat sesuap Pallubasa disantap. Lumer dengan sangrai kelapa, rasa asam Jawa bercampur tipis dan juga rempah pekat sebagai penambah rasa gurih pada hidangan ini. Untuk isi, Anda dapat memesan daging full, kikil, jeroan atau daging pelipis sapi. Jangan lupa memesan dengan alas, Anda akan mendapatkan kuning telur ayam kampung di atasnya.

Ini beberapa tempat penyedia Pallubasa yang cukup dikenal masyarakat Makassar. Namanya bukan berdasarkan daging bahan dasarnya, melainkan lokasi. Jadi tak perlu kuatir, kalau Anda seorang muslim.

Sop Konro/Konro Bakar

Konro | Foto Ayu OmbongDulu santapan ini tergolong sajian istimewa karena hanya dihidangkan khusus dalam keluarga kerajaan. Tak seperti santapan berkuah lainnya yang berisi daging dan jeroan, santapan ini justru berisi iga sapi, yang cukup lembut dagingnya. Maka Anda tak perlu terlalu bekerja keras untuk menggigitnya.

Daging yang lembut membuat santapan ini istimewa. Untuk penyajian, Anda bisa memilih dimasak atau dibakar. Namun Anda sebaiknya mencicipi konro bakar dengan bumbu kacang dan kuah yang terpisah. Maksudnya agar rempah dalam kuah bisa menari di mulut Anda. 

Sop Saudara

Hidangan satu ini berasal dari Pangkajene Kepulauan atau biasa disebut Pangkep, kabupaten di Sulawesi Selatan. Konon, resep sop ini ditemukan dua bersaudara kemudian dipatenkan dengan menyebutnya sop bersaudara. Jadi hampir semua penjual sop saudara memiliki kekerabatan antara satu dan lainnya.

Seperti makanan lainnya, sop ini berisi daging dan sejumlah jeroan, kecuali babat. Campurannya berupa bihun dan perkedel kentang tercampur dalam hidangan ini. Untuk bumbu tidak terlalu jauh berbeda dengan coto Makassar. Hanya, sop saudara menggunakan santan dan adukan telur untuk menambah kegurihan.

sumber : http://bahasa.makassarkota.go.id
Share this article now on :

Post a Comment