4 TUJUAN DI JAKARTA YANG TERSEMBUNYI


Monas, Taman Mini Indonesia Indah, dan Bundaran Hotel Indonesia adalah sebagian destinasi di Jakarta yang ramai dikunjungi turis. Tapi tahukah Anda, masih ada tempat lain yang tak kalah menarik, namun kadang tak terlihat?

Pesona Jakarta sebagai Ibukota Indonesia memang begitu menyilaukan turis. Tak sedikit dari mereka yang takluk melihat kemegahan kota di balik layar, dan memutuskan datang ke kota sibuk ini. 

Destinasi wisata yang terkenal seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional dan aneka pusat perbelanjaan pun selalu ramai pengunjung. Padahal, selain destinasi di atas, masih ada tempat wisata lain yang menarik, namun tidak semua orang 'ngeh' dengan keberadaannya? berikut adalah 4 tempat di Jakarta yang kadang tak tertangkap mata Anda:

1. Hutan Muara Angke

Mungkin tak banyak yang tahu kalau di balik tingginya gedung dan kepulan asap knalpot, Jakarta masih punya hutan rimbu. Adalah Muara Angke wilayah di Jakarta yang masih memiliki hutan.


Hutan yang sebenarnya berada dekat dengan pelabuhan dan pasar ikan Muara Angke ini memang sedikit dilirik orang, tertutup hiruk pikuk pasar ikan. Padahal, inilah hutan paling besar yang masih ada di Jakarta.

Pepohonan hijau nan rindang, dan vegetasi bakau pun mendominasi dalam hutan. Inilah yang membuat Hutan Muara Angke diselimuti udara segar, meski berada di dekat perumahan mewah Pantai Indah Kapuk. Hiruplah oksigen yang dihasilkan setiap helai daunnya di pagi hari. Biarkan udara bersih memasuki paru-paru Anda yang haus udara bersih.

Waktu paling asyik untuk menikmati suasana Hutan Muara Angke adalah pada pagi hari, seperti dilakukan detikTravel beberapa waktu lalu. Pijakkan kaki Anda di atas board walk atau jembatan kayu sepanjang 843 meter. Jembatan sengaja dibuat melingkar agar turis bisa menikmati seluruh hutan.

2. Taman Amir Hamzah

Tempat wisata lain yang bisa Anda kunjungi di Jakarta, tapi jarang terlihat orang adalah Taman Amir Hamzah di Menteng. Keberadaan taman ini memang tidak setenar Taman Menteng yang berada di kawasan sama. Tapi siapa sangka, dulunya inilah tempat bermain Obama dan Gus Dur semasa kecil.


Tidak seperti taman lain yang ada di Jakarta, Taman Amir Hamzah tidak begitu luas. Meski demikan, pesona indah taman terasa begitu kental lewat pepohonan rindang, dan kolam kecil dengan air mancur di tengahnya. Benar-benar menyimbolkan kesederhanaan nan bersahaja.

Mau tahu waktu paling asyik datang ke Taman Amir Hamzah? Pagi atau sore hari jawabannya. Saat itu, Anda bisa menikmati segarnya udara dari pepohonan dengan aneka jajanan ringan, seperti bakso, ketoprak, mie ayam dan aneka minuman segar.

3. Taman Tanjung

Tak disangka, ternyata Jakarta memiliki banyak taman yang masih belum banyak dikunjungi, atau bahkan diketahui orang. Setelah Taman Amir Hamzah, kini giliran Taman Tanjung di Jakarta Barat.


Taman yang berada di Jl TB Simatupang, tepatnya sebelah kiri jalan sebelum flyover dari arah Ragunan ini, ternyata adalah sebuah taman indah, dengan fasilitas yang cukup lengkap. Tidak percaya? Langsung saja masuk ke dalamnya.

Ada banyak bangku taman berbentuk lingkaran yang menyambut Anda, mempersilakan setiap pengunjung untuk duduk. Tak ketinggalan lahan hijau yang mendominasi pandangan, membuat pandangan terasa begitu teduh di tengah panasnya matahari Jakarta.

Memang disediakan untuk seluruh umur, Taman Tanjung juga menyediakan sarana permainan untuk anak-anak. Eits, bukan cuma itu, taman ini juga memiliki lapangan futsal yang selalu ramai saat sire tiba.

4. Patung-patung tersembunyi di Monas

Selama ini para turis yang datang ke Monas kadang hanya fokus melihat keindahan monumen, atau sekadar duduk-duduk di tamannya. Tapi tahukah Anda kalau taman di Monas dihuni juga oleh patung-patung pahlawan?



Ya, keberadaan patung-patung di taman Monas memang belum banyak sadar dengan keberadaannya. Entah tak terlihat atau memang tidak ada yang sadar, patung ini berdiri sendiri tanpa ada yang memerhatikan.

Patung pertama yang bisa Anda lihat di Monas adalah Patung Peringatan Raden Ajeng Kartini. Patung ini berada di dalam wilayah Monas yang berseberangan dengan Stasiun Gambir. Ada tiga pose yang digambarkan patung ini, yaitu Kartini yang sedang berjalan, menyusui, dan sedang menari.

Patung kedua yang juga bisa Anda lihat adalah Patung Pangeran Diponegoro. Patung ini menjulang tinggi di dekat pintu masuk menuju ke dalam bangunan Monas.

Selain Pangeran Diponegoro dan RA Kartini, patung lain yang juga ada di Monas adalah patung penyair terkenal, Chairil Anwar. Patung ini menggambarkan wajah sang penyair dengan jelas. Di depan patungnya, Anda bisa melihat ada informasi mengenai kisah hidup sang penyair ini.